Surabaya (22/03) – Menurut Google, Self Defence atau Pertahanan Diri merupakan tindakan membela diri, membela harta atau kekayaan dari orang lain yang dapat membahayakan fisik. Pada era dewasa ini, dimana statistik tindakan kriminal menunjukan dalam 1 menit 32 detik terjadi satu tindakan kejahatan. Dengan tingginya tindak kriminal tersebut, sudah selayaknya kita belajar cara mempertahankan diri.

Prisma Profesional Surabaya memiliki ekstrakurikuler Self Defence yang menjadi tempat berlatih serta mengajarkan Prismanians teknik bela diri yang kemudian dapat di aplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Latihan yang di adakan rutin setiap Sabtu pukul 09.00 pagi dengan Mr. Tommy Lee sebagai pembimbing sekaligus pendidik bahasa Inggris dan Native Speaker dari Amerika. Latihan berlangsung serius tapi santai. Self Defence bukanlah hal yang mudah dikuasai dalam waktu singkat, karenanya Mr. Tommy selalu membawa suasana lebih bersahabat dengan Prismanians sehingga mereka yang terlibat tidak merasa kesulitan dalam mengikuti kegiatan.

Self Defence mangajarkan Prismanians banyak teknik seperti, bagaimana cara melepaskan diri dari orang yang mencekik kita, cara melumpuhkan pencopet, cara melarikan diri dengan benar saat situasi mendesak, dan masih banyak lagi. Kebanyakan Prismanians yang terlibat dalam ekstrakulikuler ini adalah perempuan. Menunjukan pentingnya bagi perempuan untuk mampu melindungi dirinya sendiri.

“Self Defence sangat berguna sekali bagi saya, terutama karena saya ini perempuan. Sehingga saya bisa memprotect diri saya sendiri apabila terjadi hal yang tidak saya inginkan,” jelas Mawar Sari Ardani (PR-2016).

Melalui Self Defence, Prismanians diharapkan mampu membela dirinya maupun orang lain yang membutuhkan. Tentunya tak ada seorang pun yang menginginkan tindak kejahatan untuk terjadi pada dirinya, namun alangkah lebih baik apabila kita sudah menyediakan payung sebelum hujan. Benarkan?

Cr: yulia